Sumber

Nona Pilosa

Nona Pilosa
Nona Pilosa

Menunggu panggilan undian jika beruntung, sambil menatap sebuah bunga, Kekasih. Selalu ku katakan dengan tandas, bahwa aku salah satu orang yang percaya bahwa di dunia ini tidak ada yang namanya ndilalah alias kebetulan. Singkat saja, aku juga pernah mengatakan bahwa ndilalah berasal dari istilah bahasa arab dari bi'idznillah yang orang kita tidak terlalu fasih mengucapkan dikala itu. Melihat bunga ini, mungkin manusia juga sama, ya? Akan ada fase tumbuh, mekar bersinar, menua dan kembali jatuh pada pangkuan semesta.

Menurut sebuah film yang pernah ku tonton, tak ada yang namanya gulma. Karena setiap tumbuhan punya nama. Hal ini, juga sudah sering aku katakan berkali-kali, Kekasih.

Sebut saja namanya Nona Pilosa, ia adalah cermin dari ketangguhan, keihklasan, memberi manfaat tanpa pamrih dan keindahan dalam kesederhanaan.

Setelah sekian waktu ku menunggu, akhirnya aku putuskan untuk kembali ke rumah. Toh, dari rumah suara bising acaranya masih terdengar. Mengapa tidak?

Waktu yang di tunggu tiba.


Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!