Sumber

Selamat Tinggal Legenda!

Situs OmniRom, 2026
Situs OmniRom, 2026

Setelah dewasa, ya, mulai menyadari bahwa peperangan dan perbedaan yang melahirkan hal-hal baru itu bisa saja terjadi di manapun dan kapanpun, itu, Kekasih. Meski apabila bergabung aslinya juga dapat melahirkan kekuatan super yang lebih besar lagi, namun terkadang ego dan idealisme meruntuhkan setiap kerekatan menjadi retakan.

Hal tersebut yang juga terjadi dalam tubuh CyanogenMod (CM) zaman dahulu, sebuah ROM (selanjutnya akan di tulis rom saja) yang sangat fenomenal dan masyhur. Bagaimana tidak? Di medio tersebut, setiap anak muda pecinta teknologi jika membicarakan ce-em, ini sudah termasuk memiliki status tersendiri. Karena beberapa sebab, orang-orang mahir di dalamnya kemudian keluar dari proyek besar tersebut dan mendirikan proyek lain. Sebut saja kelak namanya OmniRom.

OmniRom, di zamannya hingga akhir hayatnya meski mungkin semakin mendekati ujung kematiannya mulai di tanggalkan. Namun hasil karyanya bisa jadi di gunakan oleh orang-orang yang benar-benar tidak pernah memakainya—akan tetapi secara tidak langsung menggunakan aplikasi yang dikembangkan oleh tim OmniRom. Sebut saja OmniJaws.

Setiap rom yang menggunakan fitur cuaca di layar kunci, panel notifikasi, dst. Tersebut biasanya menggunakan mesin OmniJaws ini. Memang, ia tidak terlihat sebagai bentuk aplikasi mandiri, namun dibalik layar ia menjadi tulang punggung yang menggendong rom-rom dari antah berantah hingga papan atas yang digemari orang-orang dari tahun ke tahun. Jelas, legenda!

“Ia tidak terlihat, namun selalu terlibat.”

Dari tahun ke tahun, kontributor di OmniRom juga terus turun. Hal lumrah yang terjadi jika suatu rom akan menemui hari-hari akhirnya. Tak terkecuali AOKP, PAC, SlimRom, RR, Mokee, CarbonROM, Dirty Unicorns, PureNexus, GzR Family, PE, ArrowOS, PA & AICP (hidup segan, mati tak mau). Era baru, dengan orang-orang baru dan kontributor baru. Mereka turut mengembangkan hal-hal baru. CyanogenMod yang kemudian diteruskan oleh LineageOS juga tidak luput dari sentuhan-sentuhan baru, meski wajah-wajah lama tetap berada di sana mengawal dan menjaga setiap warisan. Kendati demikian, berdasarkan statistik perhari ini, LineageOS juga sudah kehilangan setengah penggunanya. Di mana menandakan bahwa era modifikasi Android mulai menunjukkan penurunan.

Apakah hal-hal internal atau eksternal?

Mungkin, karena orang-orang lama telah mulai menua. Mereka lebih sibuk dengan keluarga dan bisnis. Begitupula Android telah berkembang pesat dan terkini pabrikan mulai berlomba memperpanjang usia OS garapan mereka. Di sisi lain, Google sebagai orang tua Android memilih mulai menutup diri dan membatasi setiap jengkal langkah para komunitas. Mungkin juga ada hal-hal lain yang kompleks.

Namun, begitulah kenyataan hidup seperti paragraf awal ini, Kekasih.

Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!