Sumber

Lukisan Jenggala Kehidupan

Gbr: Banana
Gbr: Banana

Peluklah dirimu sendiri dalam setiap luka dan derita, Shinta.
Begitu pula dekaplah dirimu sendiri dalam setiap suka cita nan bahagia.
Engkaulah dan dirimulah satu-satunya yang akan tetap berdiri membersamai setiap langkah hidupmu, apapun yang terjadi. Sebab setiap orang bisa pergi, baik itu dengan terpaksa atau dalam situasi dan kondisi yang tidak pernah kita tahu sebabnya atau bayangkan serta tak dapat kita pikirkan sebelumnya.

Bila engkau akan menangis, segeralah keluarkan air matamu supaya setiap luka dan derita dapat engkau basuh. Biarkan ia membasahi lukamu, deritamu agar ia bersih dan kembali sempurna.

Ingatlah bahwa setiap hal di dunia ini tidak di ciptakan hanya untuk menyenangkanmu saja. Engkau harus berbagi tawa dan tangis bersama orang lain. Saat engkau tertawa, maka ingatlah bahwa suatu saat nanti engkau akan menangis. Begitu pula saat engkau menangis, ingatlah bahwa tawa yang engkau inginkan itu akan segera menghampirimu. Dunia isinya hanya perpuataran dua nasib ini saja, Shinta.

Terlebih, berhati-hatilah dengan orang yang berbaik kepadamu, karena bisa jadi nanti ia juga bisa bersikap sebaliknya. Selalu persiapkanlah hidupmu untuk menerima sebab-akibat dari setiap hal yang engkau lakukan dan lalui, serta bahkan engkau tak melalui atau melakukan apapun. Selalu bersiaplah untuk setiap hal.

Shinta, jarang orang yang akan mendengarkan semua ceritamu.
Mereka yang tahu dirimu sekarang, tak akan percaya dengan ceritamu di masa lalu.
Begitu juga dengan orang yang tahu dirimu di masa lalu, mereka akan menceritakan hal lain tentangmu di masa kini. Berhati-hatilah dalam bercerita karena mulut manusia tak mempunyai kunci, ia bisa saja terbuka kapan saja dan berbicara kepada siapa saja di belakangmu. Engkau harus menyadari ini sejak kini sebelum semua orang berpikir melebihi apa yang telah engkau jalani.


Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!