Kabar Berita Pagi
Pagi-pagi terdapat berita yang menggemparkan jagat bola, Kekasih. Real Madrid takluk dengan Real Betis. Tetapi apa yang menggemparkan? Itu adalah pelatihnya Jose Mourinho, kenapa? Baru beberapa hari atau minggu ini semua orang memujinya. Puja-puji datang dari mana saja termasuk pelosok dunia. Meski, ya, bakal ada orang yang realistis atau skeptis atau menganggap bahwa beberapa kemenangan terakhir biasa saja. Ini kan bulan madu.
Kendati demikian, aku pernah menulis bahwa cibiran adalah pujian yang tak tersampaikan. Nah, sekarang saatnya melihat orang-orang yang beberapa pekan terakhir memujinya, apakah malah berbalik mencacinya? Dalam hidup ini juga sudah biasa bahwa orang yang kemarin sore memujimu, bisa jadi pagi ini yang akan mencacimu. Konsep sederhana yang juga pernah aku tulis bahwa pujian dan cacian lahir dari sumber yang sama, meski esensinya lebih dari itu, jauh lebih dalam.
Makanya aku akan selalu mengingatkan bahwa batas ujian dan pujian itu tipis, orang yang kemarin mengujimu, bisa jadi keesokannya menjadi yang paling keras memujimu. Termasuk jika ingin mencibir dan menghina orang tetap harus berhati-hati, sebab bisa jadi keesokan harinya engkaulah yang akan mencintainya mati-matian. Kehidupan juga memang begitu, zaman kini menyebutnya plot-twist. Kalau zaman dulu ya ada yang menyebut ojo gumunan, ojo kagetan, ojo adigang adigung adiguno.
Dan selalu ingat bahwa pujian adalah tanggung jawab, meski dipuji hingga melayang, dalam layangan terbang itu adalah tanggung jawab besar untuk pendaratan.
Gabung dalam percakapan