FoxPro: Cerita Masa Lalu
Saat sedang berselancar di dunia maya, tetiba gambar ini muncul. Gambar tersebut merupakan alat utama di masa lalu sebagai tempat membuat dan mengatur aplikasi atau basis data pada zamannya.
Di tempat kerja lama saat masih zaman kegelapan, alat utama ini sering digunakan untuk memperbaiki basis data yang sangat sensitif. Gimana ndak? Listrik mati saja dia langsung ngambek. Terkadang tanggal eror, dll.
Kala itu, aku pernah diajarin seniorku yang berasal dari tempat yang sama, sebut saja namanya Mas Cahyo. Ia sedikit banyaknya memberikan pelajaran untuk menggunakan alat tersebut. Beberapa perintah dasarnya meliputi:
cd && berpindah direktori/folder
brow && membuka & melihat isi tabel (browse)
use && membuka file basis data (database)
quit && keluar dari aplikasi
Perintah seperti cd, brow, use, dan quit menjadi kunci utama pengoperasiannya. Meski konon, admin kelas bawah sebenarnya tak boleh tahu soal hal-hal semacam ini. Eh.
Salah satu hal yang membuatku menulis penghapus file otomatis di saat itu. Lha gimana? Masa kita harus keluar masuk folder manual? Menurutku ini buang-buang waktu saja. Kenapa tidak dibuat mini program saja, jika memang bisa? Toh, hasilnya sama saja, malahan lebih cepat, dua kali klik selesai. Ya, to?
Dalam kehidupan ini, terkadang kita tidak perlu buang-buang waktu dan tenaga untuk mengerjakan hal-hal yang memang bisa dioptimalkan.
Toh, beban dan tekanan pekerjaan di negeri kita tidak seperti negara-negara lain yang sangat ketat. Di lain sisi, pada zaman apa pun, hal-hal baru akan selalu tercipta dan begitulah zaman berkemajuan serta berkembang. Orang yang tadinya datang ke pelanggan menggunakan buku sangat tebal, kini cuma bermodalkan gawai saja sudah menggantikan semua peran tersebut. Mungkin, ke depan, untuk kelas VVIP orderan besar bisa langsung diakses oleh pengguna, tidak perlu menggunakan manusia yang datang pada setiap jadwalnya.
Gabung dalam percakapan