Sumber

Ratapan Musim Gugur

GK, Ngayogyakarta
GK, Ngayogyakarta
Angin musim gugur meniup lentera di beranda
Kitab-kitab tua kini bisu tanpa suara sang guru
Sang Bintang Utara yang lama menuntun langkah kami
Kini telah larut dalam pelukan langit malam yang sunyi

Rambut putih bagai salju di puncak Gunung Jayawijaya
Kini telah beristirahat-lah dari lelahnya dunia fana
Ajaran tentang kebajikan dan bakti yang engkau semai
Terpahat abadi dalam sanubari yang berduka ini

Engkau mengajar bagai air yang mengalir tenang
Menghidupkan tunas muda tanpa meminta balasan
Kini kereta surgawi telah datang menjemput
Mengembalikan jiwa suci ke pangkuan Tuhan Yang Maha Penyayang

Meja kayu tempatmu menulis kini terasa dingin
Sisa tinta hitam menceritakan kejayaan ilmu yang engkau tinggalkan
Kehilangan ini bagai runtuhnya tiang penyangga bumi
Namun teladanmu tetap menjadi suluh di kegelapan

Hidup dan mati hanyalah perubahan musim alam semesta
Kami melepasmu dengan bungkusan hormat terakhir
Damailah di antara awan dan deru angin gunung
Selamat jalan, sang guru, panutan abadi jiwa kami
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!