Mencintaimu, Dosa Bagiku
Ku menemukanmu dalam gemerlap bintang.
Di tengah gelap yang semakin menyiksa.
Tak bisa aku memelukmu, sebatas pandangan mata.
Aku bukanlah kaum tiran, menculikmu dalam gelapnya malam.
Menikmati malam karena esensi cinta.
Aku pikirkan agar tak menjadi cerita kelam.
Kau sungguh jelita bersinar terang.
Namun mencintaimu adalah dosa bagiku.
Hanya sekali memandang, kemudian di lupakan.
Sisa-sisa kejamnya zaman.
Akulah penguasa takdirku.
Akulah dosaku, neraca masyuk yang bisa ku lihat.
Kau memang cantik.
Tak bisa aku membawamu, sebelum ada restu.
Tak bisa aku mencintamu, karena dosa bagiku.
Teks asli di publikasikan pada tanggal 5 September 2016.
Gabung dalam percakapan