Tentang Arti Sebuah Kebebasan
Apakah kebebasan itu?
Menurutku sejak belasan tahun yang lalu hingga tulisan ini di tulis kembali. Kebebasan adalah hak setiap individu untuk melakukan dan berpendapat sesuai dengan pemikiran, pandangan, serta tujuan tertentu tanpa merugikan diri sendiri, orang lain dan tidak melewati syarat ketentuan hukum yang berlaku selebihnya adalah kebebasan hak di bawah konstitusi atau akidah.
Mengapa demikian?
Karena nyatanya, kebebasan yang mutlak sempurna bagi manusia tidak akan pernah ada. Setiap kebebasan akan selalu di pagari oleh limitasi, baik yang sifatnya dari diri sendiri (internal) dan dari luar diri (eksternal) seperti orang lain, hukum dan akidah (keyakinan pokok dalam setiap lintas agama).
Kebebasan merupakan gerbang.
Setiap kebebasan merupakan pintu gerbang bagi kehausan akan kebebasan-kebebasan lain yang di gagas oleh setiap manusia. Sebab saat satu kebebasan dibuka, ia akan melahirkan kehausan lain untuk merasa lebih bebas dari keadaan saat ini.
Kebebasan yang luas itu, tidak akan pernah ada.
Saat membuka gerbang demi gerbang, ia akan melahirkan suatu konsep yang di fokuskan untuk memperoleh kebebasan dari sebuah pembatasan. Misalnya, batas antara manusia dan manusia lain, batas antara negara, batas bumi dan planet, batas antar tata surya. Ia akan selalu membuka konsep baru tentang arti kebebasan yang sejatinya tidak pernah ada.
Mengapa?
Bukankah manusia memang ada di dunia di sempurnakan oleh keterbatasan itu sendiri? Keterbatasan tentang pengetahuan dan ia kemudian belajar dengan sekitarnya untuk menemukan ilmu kehidupan? Dengan ilmu tersebut manusia merasa bebas dari setiap keterbatasan atau dari setiap belenggu? Padahal semuanya hanyalah ilusi yang tidak akan pernah bertepi.

Gabung dalam percakapan