Nur Kein Neid
Nur Kein Neid
Aku memeluknya dalam dekapan bara
Menyimpan panasnya dengan genggaman lara
Ku tangisi tanganku
Ku tangisi takdirku
Dengan tangisku ku basuh lukaku
Dengan peluhku ku tetap berdiri tak beku
Biar jelaga merayap di sela jemari
Menoreh tanda pada tiap hari yang berganti
Ku peluk perih hingga menjadi nyali
Ku susuri jalan terjal ini sekali lagi
Memastikan apa yang layak di perjuangkan
Dan apa yang pantas di pertahankan
Serta apa yang seharusnya di tanggalkan
Sebab di balik abu yang tersisa
Ada keteguhan yang tak sanggup dibinasakan rasa
Biar dingin mencekam menghantam dada
Api di jiwa ini akan tetap menyala
Ku rangkai luka menjadi mahkota
Menembus gelap hingga terang tercipta
Sampai jumpa di ujung jenggala
Tempat terbenamnya temaram senja
Gabung dalam percakapan