Purnama Malam Menghias Dinding Kaca
Kekasihku yang terkasih
Wajahmu bagai purnama malam menghias dinding kaca
Melekat pekat diatas pualam-pualam tua
Hanya saja ketika aku terbangun, engkau telah tiada
Kemana perginya, kemana aromanya
Dimana aku harus mencari bila engkau telah terbang ke nirwana
Selamat malam, kekasih.
Teks asli di publikasikan pada tanggal 15 Juli 2019.
Gabung dalam percakapan