Goresan Para Penyebar Kebaikan
Wahai, bunga-bunga yang bermekaran di tepi sungai
Angin timur berbisik meratapi kepergian sang pembawa kebaikan
Jejak kebaikanmu terukir abadi di atas batu karang
Kendati raga terpisah oleh lautan rimba dan awan
Cangkir teh tertuang, namun senyummu tak lagi tampak
Bayangan rembulan menari di permukaan telaga sunyi
Kebijaksanaan yang engkau tanam kini mekar menjadi kelopak
Menghiasi jalan sunyi para pengelana yang mencari arti
Seperti aliran kebijaksanaan yang mengalir tanpa henti ke muara
Perpisahan ini bukanlah akhir dari sebuah ikatan batin
Suara tawa dan ketulusanmu menjelma menjadi udara
Menghangatkan cawan-cawan sunyi di malam yang dingin
Gunung-gunung tinggi menyaksikan keteguhan hatimu dahulu
Kebajikan seorang sahabat takkan pudar oleh sang waktu
Biarlah takdir melukis garis perjalanan yang baru
Di antara ribuan kenangan manis yang merantai rindu
Musim gugur menggugurkan dedaunan emas di pelataran
Tetaplah melangkah dan menapaki jejak kehidupan
Walau jarak membentang ribuan di bawah langit terang
Jiwa para penyebar kebaikan selalu menyatu dalam kedamaian
Gabung dalam percakapan