Aliran Kehidupan
Air sungai bengawan mengalir deras ke timur
Ia takkan pernah berbalik menuju hulu
Angin musim semi meniup kehangatan yang luhur
Pun mekar bunga teratai tak menunggu ragumu
Laksana kuda putih melompati celah sempit
Waktu melesat cepat, takkan pernah ada jeda
Jika benih di genggaman tidak segera di olah
Tanah yang subur pun akan berubah jadi hampa
Memang roda semesta akan terus berputar
Hari esok kan membawa fajar yang baru
Namun setetes embun yang pagi ini berpijar
Takkan kembali dengan kilau yang serupa
Reguklah teh hangat selagi asapnya mengepul
Petiklah bunga senduro sebelum jemari kaku
Saat langit terbuka dan angin mulai seirama
Bentangkan layar perahumu tanpa ada ragu
Jangan biarkan musim berganti begitu saja
Menanti angin buritan lain yang belum pasti
Tangkaplah kilatan cahaya yang kini menyapa
Sebelum sang waktu membawanya pergi dalam sepi
Gabung dalam percakapan