Aku Terus Menulis Bukan Karena
Kekasih, aku terus menulis bukan karena tulisanku bagus. Aku terus menulis agar aku bisa melupakan gagasan sempitku mengenai bagus dan tidaknya tulisanku. Supaya aku selalu dapat memotivasi diriku sendiri untuk menjadi lebih baik, kadang aku sengaja menggunakan sudut pandang lain, agar aku juga bisa merasakan seolah-olah menjadi obyek tulisanku sendiri. Bagaimana menjadi mereka dengan posisi yang sama.
Aku terus menulis bukan karena aku sudah baik, karena sebetulnya tulisanku lahir dari perenungan-perenungan hidupku. Hal yang menjadi dasar datangnya keindahan dan kebaikan adalah segala yang terpuji — Tuhan semesta alam. Jika seseorang memuji tulisanku, artinya ia sedang memuji Tuhanku. Sebaliknya bila seseorang tidak menyukai tulisanku, artinya ia sedang mengatakannya untukku kepadaku. Sebab akulah yang bodoh dalam menyampaikannya.
Rahayu mulyaning jagat.
Teks asli di publikasikan pada tanggal 8 Juli 2020.
Gabung dalam percakapan