Pada Lembar Kesadaran Hati
Tetes air mata terjatuh di pinggir.
Terlihat keras perjuangan hidupmu.
Bila semua berkata tak berarti.
Bagian dari kisah klasik negeriku.
Andaikan aku malaikat.
Ku taburkan bunga yang bermekaran.
Harum semerbak menghilangkan rasa pilu.
Kasih dan kerinduan.
Di mana engkau bersembunyi?
Kedatanganmu sangat di tunggu ....
Sayangku, kesadaran hati ....
Teks asli di publikasikan pada tanggal 16 Oktober 2016.
Gabung dalam percakapan