Menjadi Versiku
Soal kebaikan, aku banyak belajar dari orang-orang terdekatku, Gong. Keluarga, tetangga, teman, dll, dll. Kebetulan semuanya memiliki keunikan yang sama, yaitu kalau berbuat baik tak perlu orang lain tahu.
Menjadi versiku, kadang aku juga berbohong untuk menutupi apa yang aku lakukan. Mungkin ini adalah versi yang lebih baik dari pada berbohong untuk menutupi sesuatu perkara yang sifatnya merugikan orang lain.
Juga soal terima kasih, aku belajar banyak dari mereka. Aku melihat bahwa orang yang mempunyai jiwa yang hidup selalu mengucapkan kata terima kasih jika di beri sesuatu oleh siapapun, bahkan jika dalam konteks level yang mungkin pemberinya jauh berada di bawahnya.
Menjadi versiku, tak perlu berucap terima kasih kepadaku. Heuheuheu. Urat nadiku belum putus, Gong, jadi kadang aku menjadi merasa "sok" kalau ada orang berterima kasih kepadaku. Padahal dalam konteks yang berbeda, mungkin aku seperti seorang perantara yang menyampaikan, meneruskan, memberikan, dll, dll, dari Raja kepada orang yang di kehendaki seorang Raja. Jadi berterima kasih kepadaku — saat aku menerimanya sama saja aku melangkahi Sang Raja.
Teks asli di publikasikan pada tanggal 28 September 2021.
Gabung dalam percakapan