Waktu Berlalu, Kian Nanti
Setiap detik kita menua
Sejenak kita melihat tawa mereka
Ingatkan satu tahun yang telah berlalu
Aku tak mengerti tentangmu
Karena yang aku lihat keseharian bukan dirimu
Engkau bersembunyi
Dan dia hanyalah suruhanmu
Untuk akting, memperagakan semua maumu
Bungaku
Ada saat kuncup mulai mengembang
Mekar, harum berwibawa
Semua berdatangan, ucap selamat dan berlalu
Kian, nanti
Bungaku, ikhlaskan semua
Tak perlu untuk di mengerti
Ketika detik-pun berarti
Teks asli di publikasikan pada tanggal 14 Agustus 2018.

Gabung dalam percakapan