Pada Sebuah Sampan Dalam Lautan Tak Bertepi
Sepoi angin merasuk dalam tulangku.
Malam mulai larut warnai gemerlap bintang di angkasa.
Masih ku kayuh sampan sederhana di tengah lautan tak bertepi.
Berharap nantinya aku terdampar di sisi-Mu.
Teks asli di publikasikan pada tanggal 3 Agustus 2016.
Gabung dalam percakapan