Lekas Usai Digulung Waktu
Serupa pohon yang bermekaran di kegelapan
Siapapun tak akan melihatku bahkan mengetahui isi hatiku
Namun Cahaya Illahi menyinari semesta, yang dengannya kehidupan berlangsung
Fotosintesis terjadi dan terus menerus debu-debu merekam aktivitasnya
Ketika cahaya itu tiada, aku bukanlah apa-apa, bukan juga siapa-siapa
Lekas usai digulung waktu dan peradaban mimpi
Teks asli di publikasikan pada tanggal 4 Agustus 2020.

Gabung dalam percakapan