ramayana: Algoritma
rama, kenapa sih, berpura-pura menjadi orang lain? Bukankah kalau ada apa-apa engkau dapat langsung bertanya kepadaku? Tak perlu bertele-tele apalagi membo-membo menjadi wujud lain?
Aku mungkin tidak tahu, tetapi lihat, rama. Semesta melihat tingkah konyolmu ini yang bahkan hidup menopang susunan kode dan algoritma. Mereka semua melihatmu karena mereka semua tidak buta meski tak punya mata sekalipun.
Tak hanya soal mata, mereka juga punya bibir untuk menyampaikannya kepadaku, rama. Lekaslah sadar.

Gabung dalam percakapan