Mentertawakan Ibu-Ibu
Dulu aku termasuk orang yang gemas kalau lihat ibu-ibu pakai motor, cukup sering seinnya ke kiri tapi beloknya ke kanan dan sebaliknya. Tapi semakin kesini, aku jadi orang yang pro kepada ibu-ibu tersebut. Bagaimana tidak, jadi ibu-ibu itu cukup rumit, cukup banyak beban: tidur terlalu larut, bangun paling pagi, siapin macem-macem, nyuci, ngurus anak, bersih-bersih rumah, nyetrika, dll, dll. Suami yang hanya kerja saja, rasanya tak cukup pantas untuk mentertawakannya, apalagi anak kecil atau remaja.
Teks asli di publikasikan pada tanggal 23 Juli 2020.

Gabung dalam percakapan