Di Kala Pagi, Suatu Hari
Langit putih membiru
Di kala pagi suatu hari
Mentari sinari seantero jagat raya
Alangkah indahnya alam semesta
Aku, hatiku
Mataku memendam gumpalan air mata
Hatiku masih melekat irama Maryam dan Tha-ha
Begitu menyihir dan menyejukkan kalbu
Laksana embun pagi menetes di antara sela-sela akar yang mengering
Aku seperti seorang yang paling beruntung di dunia
Jantungku berdebar kuat, tubuhku gemetaran
Tiap pagi aku dengar lantunan Asmaul Husna
Setiap nada dan bacaannya
Merdu nan indah, tak asing di telingaku
Entah dari mana suara itu berasal
Teringat akan semua masa kecil dulu
Oh Tuhanku
Apakah ini yang di namakan rindu?
Teks asli di publikasikan pada tanggal 20 Juli 2018.
Gabung dalam percakapan